Kalau..
Kalau aku jahat
Kalau aku jahat
Aku harap kau tahu bahwa itu tak pernah untukmu
Berapa banyak menit yang pernah aku dan kau lewati dengan tawa, kata-kata ejekan, dan hal-hal bodoh? Berapa banyak hari yang pernah kita habiskan dengan persaingan dan pertengkaran? Ya. Sebanyak pasir di laut dan bintang di langit. Kau tahu, jika aku mengingat semua itu rasanya bodoh sekalo, haha. Tapi semua itu adalah kenangan manis yang akan selalu kuingat sampai aku tua nanti.
Kau tahu tidak? Hari ini ibumu bertemu dengan ibuku. Ibumu bercerita kepada ibuku tentang pertengkaranmu dengan ****** beberapa waktu lalu. Kata Ibumu, dia meludahimu. Menurutku dia itu keterlaluan sekali. Kau yang biasanya tak pernah membalas jika disakiti orang kali ini kau membalasnya. Awalnya kau bingung, kenapa kau yang pemaaf tiba-tiba meledak. Itu adalah hal yang mengejutkan untukku. Sekarang aku paham kenapa kau bertindak tidak seperti biasanya.
Kau tahu tidak? Hari ini ibumu bertemu dengan ibuku. Ibumu bercerita kepada ibuku tentang pertengkaranmu dengan ****** beberapa waktu lalu. Kata Ibumu, dia meludahimu. Menurutku dia itu keterlaluan sekali. Kau yang biasanya tak pernah membalas jika disakiti orang kali ini kau membalasnya. Awalnya kau bingung, kenapa kau yang pemaaf tiba-tiba meledak. Itu adalah hal yang mengejutkan untukku. Sekarang aku paham kenapa kau bertindak tidak seperti biasanya.
Ngomong-ngomong, makin lama kau itu makin tidak bisa aku pahami. Kadang kau terlihat seperti orang yang tak tahu apapun dengan tampang polosmu yang sangat menjengkelkan itu. Padahal sebenarnya kau telah mengetahui sesuatu yang semua orang kira tak tahu. Kadang kau terlihat seperti orang yang benar-benar paham dengan masalah dan keadaan di sekitarmu, ditambah wajah "sok tau"mu yang membuatku down jika melihatnya. Tapi nyatanya kau tak tahu apapun dan semua orang mengira kau tahu. Kau itu aneh.
Alex san. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Selama ini aku tak berani mengatakannya karena rasanya hal ini memalukan sekali untuk dikatakan, apalagi jika aku harus mengatakannya langsung di depanmu. Hm, kau tahu tidak, kau itu satu-satunya orang yang tidak bisa kubaca dan tidak bisa kumengerti. Jika aku bisa membaca Kira lewat matanya, dan Sei lewat kebiasaannya, atau seperti kebanayakan orang lainnya yang sangat mudah terbaca dengan sekali meihat saja, maka tidak dengan kau. Berapa tahun, sih, aku berteman denganmu? Bertahun-tahun, kan? Tapi itu masih tidak membuatku mengerti dan paham tentang kau. Aku tidak mengerti mengapa kau bisa begitu sulitterbaca. Apa mungkin kau juga bisa membaca seseorang? Apa mungkin kau juga bisa memasuki jalan pikiran seseorang? Atau karena aku kurang mengenalmu? Kenapa aku tak bisa membacamu? o.0
Alex san. Aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Selama ini aku tak berani mengatakannya karena rasanya hal ini memalukan sekali untuk dikatakan, apalagi jika aku harus mengatakannya langsung di depanmu. Hm, kau tahu tidak, kau itu satu-satunya orang yang tidak bisa kubaca dan tidak bisa kumengerti. Jika aku bisa membaca Kira lewat matanya, dan Sei lewat kebiasaannya, atau seperti kebanayakan orang lainnya yang sangat mudah terbaca dengan sekali meihat saja, maka tidak dengan kau. Berapa tahun, sih, aku berteman denganmu? Bertahun-tahun, kan? Tapi itu masih tidak membuatku mengerti dan paham tentang kau. Aku tidak mengerti mengapa kau bisa begitu sulitterbaca. Apa mungkin kau juga bisa membaca seseorang? Apa mungkin kau juga bisa memasuki jalan pikiran seseorang? Atau karena aku kurang mengenalmu? Kenapa aku tak bisa membacamu? o.0
Hei. Kenapa, sih, kau berubah? Apa kau tak ingin berteman denganku lagi? Apa aku melakukan kesalahan yang membuatmu semakin menjauh? Apa aku sebegitu tidak bergunanya sampai-sampai kau tak mau lagi membalas semua pesanku? Aku kangen sekali padamu. Aku ingin mengerjakan tugas bersama seperti yang dulu biasa kita lakukan. Aku ingin bertengkar denganmu walau pun terkadang itu membuatku menangis. Aku ingin kau menjadi kakakku. Ya, aku ingin kau menjadi kakakku. Kakak yang bisa menjadi tempatku berlindung dan berbagi semua hal. Kakak yang selalu menjadi panutanku ketika aku kehilangan arah. Dan aku pun ingin selalu membantumu. Menenangkanmu ketika kau dilanda kebimbangan. Membuatmu merasa lebih baik ketika kau mendapatkan kesulitan. Aku ingin terus melihat senyummu, marahmu, sedihmu, juga semua hal yang sering kulihat dari dirimu. Karena kau adalah salah satu pemain dalam siklus kehidupanku. Dan jika kau menghilang, maka akan ada sesuatu yang berubah dan kosong. Semoga waktu dapat diputar sehingga aku bisa dekat lagi denganmu dan bisa menghabiskan banyak waktu bersama-sama >.<
Your Friend..
AKIRA
Your Friend..
AKIRA
0 komentar:
Posting Komentar